Selasa, 23 Februari 2016

Cara Mengolah Sampah Plastik Dengan Tepat

Cara mengolah sampah plastik dengan tepat - Plastik sejak dulu termasuk material paling akrab dan familiar bagi kehidupan sehari-hari, entah itu untuk kebutuhan dasar sampai kebutuhan yang sifatnya penting atau berat. Hanya saja, kebutuhan material plastik ini kadang kala tidak diimbangi pemanfaatan dari sisa penggunaannya. Seperti kita ketahui, bahan plastik memang sulit sekali terurai di dalam tanah. Hal tersebutlah yang memunculkan permasalahan yang baru sebab materialnya sulit terurai sehingga memerlukan waktu yang lama agar material ini hancur. Sebenarnya cara mengolah sampah plastik itu sendiri memang tidaklah mudah, secara sederhana sebenarnya limpah plastik dapat didaur ulang memakai mesin modern yang berteknologi tinggi.

cara mengolah sampah plastik menjadi kerajinan,cara pengolahan plastik bekas,cara mengolah sampah plastik menjadi bensin,cara mengolah sampah plastik menjadi minyak,
Baca juga: Mengolah Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos

Akan tetapi metode ini tentunya terdapat beberapa kendala, disamping harga mesin mahal juga ongkos pengerjaannya yang tidak murah. Maka dari itu, hal ini tentunya tidak efektif untuk mengolah sampah plastik dan juga dapat dibilang tidak efisien. Pembakaran sampah dari plastik biasanya termasuk salah satu solusi untuk mengelola limbah plastik ini, akan tetapi sayangnya metode tersebut mengandung beberapa resiko. Adapun resiko awal paling sering secara alami yaitu dengan timbulnya penyakit seperti sesak nafas akibat hasil pembakaran dari sampah plastik. Bukan hanya asap yang dihasilkan dari pembakaran saja terhirup manusia atau makhluk hidup yang ada di sekitar, melainkan juga kandungan racun pada hasil olahan plastik tersebut dapat ikut masuk pada tubuh manusia.

Disamping itu, klorin plastik sendiri hampir sama seperti larutan akuatik yang berasal dari HCL atau gas hidrogen clorida dalam garam. Secara umum, para peneliti banyak menyebut dengan nama PVC atau Polyvinyl Chlorida. Akan tetapi, PVC yang terdapat dalam plastik sendiri sukar untuk diuraikan sebab menyatu bersama zat yang lainnya. Melalui penggunaan metode yang bernama Hydro Thermal atau air panas, bisa diyakini bahwa permasalahan olahan sampah plastik tergolong lebih sederhana dan aman.

Metode Hydro Therma atau air panas, sejatinya hanya memanfaatkan air panas didihkan dengan suhu tertentu sampai plastik berubah wujud serta menjadi larut. Sehingga zat klorin pada plastik pun terkonversi menjadi garam, dan garam ini dapat dibuang menuju laut dan bisa lebih bermanfaat serta aman untuk lingkungan. Hanya saja sampai kini metode dari pengelolaan dan pemanfaatan limbah plastik ini tidak sepenuhnya dapat diaplikasikan di kehidupan sehari-hari sebab minimnya informasi.

Tips Pengolahan Limbah Plastik

Untuk Anda yang bingung bagaimana cara mengolah sampah plastik, ada 2 metode yang bisa dilakukan yakni dengan pemakaian kembali atau reuse atau dengan metode daur ulang atau recycle.

1. Metode Pemakaian Kembali

Reuse atau penggunaan kembali, biasanya dilakukan setiap rumah tangga dari Indonesia, yakni dengan cara mengubah wadah cat agar dijadikan pot bunga.

2. Metode Daur Ulang

Limbah atau sampah plastik dapat dimanfaatkan sebagai produk kerajinan, contohnya tas. Adapun pemanfaatan dari limbah plastik dengan daur ulang biasanya dapat dilakukan industri. Adapun proses untuk daur ulang sampah plastik industri sendiri meliputi tahapan berikut: pemilihan sampah atau sortir, lalu pemotongan dengan memperkecil ukuran limbah, tahap pencucian, tahap pengeringan, tahap pemanasan, tahap penyaringan, tahap pendinginan, tahap pencetakan atau penggilingan, tahap pemeriksaan dan pengepakan, dan produk plastik.
Limbah plastik juga ternyata dapat dijadikan BBM dengan cara yang sederhana, melalui beberapa cara di bawah ini:
• Kumpulkan sampah plastik kemudian dicacah. Dapat berupa sampah dari botol bekas dari air minum maupun botol shampo.
• Kemudian hasil cacahan tadi dimasukkan pada tabung penyulingan dengan proses pemanasan dengan suhu 250 sampai 400 derajat celcius.
• Untuk alat pembakaran dapat dibuat dari hasil bekas tabung dari gas LPG yang fungsinya untuk tabung pemanas atau pembakar.
• Adapun tabung pembakar/pemanas ini dihubungkan pada pipa penyulingan terhubung tabung hidrokarbon atau penadah uap.
• Kemudian uap yang telah dihasilkan dari proses pembakaran kemudian didinginkan hingga menjadi minyak.
• Selanjutnya jernihkan agar bisa membedakan bagian mana yang sama dengan minyak tanah dan bensin.
Adapun nilai oktan untuk BBM yang berasal dari sampah plastik ini bisa mencapai sekitar 84-85%. Sementara nilai oktan dari premium mencapai sekitar 87-88% sementara pertamax mencapai 92 %. Dengan sedikit menyamai bahan bakar premium. Demikianlah ulasan mengenai cara mengolah sampah plastik!
 
Food & Drink Blogs
best Food & Drink blogs Top education_training blogs blog search
blog search